Senin, April 6, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerang10 Ribu Nakes Tangerang Siap Divaksin Campak, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus

10 Ribu Nakes Tangerang Siap Divaksin Campak, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus

TANGERANG – Pemerintah mulai memperkuat perlindungan bagi tenaga kesehatan (nakes) di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyebaran campak. Sebanyak 10.000 nakes di Kabupaten Tangerang ditargetkan menerima imunisasi sebagai langkah antisipatif terhadap kelompok berisiko tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan program ini merupakan tindak lanjut instruksi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang tengah menyiapkan kebijakan vaksinasi campak untuk orang dewasa. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu hasil kajian efikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sebelum pelaksanaan dilakukan secara menyeluruh.

“Target kami sekitar 10.000 tenaga medis akan menerima imunisasi campak. Saat ini tinggal menunggu distribusi vaksin dari pusat,” ujar Hendra dalam keterangannya Senin (06/04/2026).

Langkah ini diambil setelah muncul sejumlah kasus campak yang juga menyasar kelompok dewasa, termasuk tenaga medis yang memiliki risiko paparan lebih tinggi. Pemerintah memandang nakes sebagai garda terdepan yang harus mendapatkan perlindungan ekstra agar layanan kesehatan tetap berjalan optimal.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar delapan persen kasus campak terjadi pada kelompok usia dewasa. Bahkan, dari total kasus kematian akibat campak pada 2026, tercatat satu di antaranya berasal dari pasien berusia 25 tahun. Fakta ini memperkuat urgensi perluasan cakupan vaksinasi, tidak hanya pada anak-anak tetapi juga kelompok rentan lainnya.

Kabupaten Tangerang sendiri menjadi salah satu daerah prioritas nasional dalam program ini, bersama sejumlah wilayah lain seperti Tangerang Selatan, Jakarta Barat, hingga Kota Serang. Tingginya mobilitas penduduk dan kepadatan kawasan menjadi faktor penentu dalam penetapan prioritas tersebut.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi penyebaran penyakit menular, terlebih di tengah dinamika cuaca dan mobilitas masyarakat pasca Lebaran. Ia meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat edukasi kepada masyarakat.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam melindungi tenaga kesehatan. Ini bukan hanya soal vaksinasi, tetapi juga memastikan sistem kesehatan kita tetap tangguh dalam menghadapi ancaman penyakit menular,” ujar Maesyal.

Dengan menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat, Dinkes Kabupaten Tangerang memastikan kesiapan teknis di lapangan terus dimatangkan. Harapannya, begitu vaksin tersedia, pelaksanaan imunisasi dapat berjalan cepat dan tepat sasaran, demi melindungi para tenaga kesehatan sekaligus masyarakat luas. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru