KOTA TANGERANG – Revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga diikuti kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Perubahan perilaku pedagang dan pengunjung dinilai menjadi kunci agar kenyamanan pasar tetap terjaga.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat meninjau kawasan Pasar Anyar bersama jajaran perangkat daerah, unsur kewilayahan, dan tokoh masyarakat, Senin (2/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Sachrudin mengajak pedagang, pembeli, hingga pengunjung membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu memungut sampah yang ditemukan di sekitar pasar.
Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pengelola dan petugas kebersihan, melainkan membutuhkan partisipasi semua pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pedagang, konsumen, hingga pengunjung pasar, untuk memiliki kepedulian yang sama. Jangan membuang sampah sembarangan. Bahkan, kalau melihat sampah, biasakan untuk memungutnya,” ujar Sachrudin.
Ia juga menyusuri kawasan pasar dan mengingatkan pedagang serta sopir angkutan kota agar ikut mengedukasi penumpang mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sachrudin menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan semangat Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemkot Tangerang pun terus mendorong penerapannya melalui kebiasaan menjaga kebersihan di ruang publik.
Ia berharap kondisi Pasar Anyar yang semakin tertata dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, aktivitas perdagangan diharapkan semakin berkembang serta memberikan manfaat bagi pedagang, PKL, dan masyarakat.
“Mudah-mudahan Pasar Anyar ini bisa menjadi magnet dan destinasi belanja yang memiliki daya tarik, sehingga memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan semua pihak,” ungkapnya.
Pemkot Tangerang juga akan terus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi agar fungsi Pasar Anyar sebagai pusat perdagangan dapat berjalan optimal. Sachrudin menegaskan, fasilitas yang semakin baik perlu diimbangi kepedulian bersama agar manfaat revitalisasi dapat dirasakan dalam jangka panjang. (red)





