TANGERANG — Ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan ke Provinsi Banten untuk mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026. Kedatangan ini menandai dimulainya salah satu agenda nasional terbesar bagi komunitas pers tanah iir.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama, dengan banyaknya rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang hadir melalui jalur udara maupun darat. Rombongan terbesar tercatat berasal dari PWI Provinsi Lampung dengan sekitar 260 wartawan, disusul PWI Sumatera Barat yang mengirim 166 wartawan, serta PWI Riau dengan total 130 peserta.
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, menyebut HPN 2026 di Banten menjadi momen istimewa bagi insan pers, terlebih karena peringatan tahun ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Antusiasme kawan-kawan sangat tinggi. Ini menjadi HPN pertama yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo,” ujar Isyam.
Rombongan wartawan dari wilayah Pulau Jawa, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, juga telah tiba secara bertahap di Kota Serang. Peserta yang datang melalui Bandara Soekarno-Hatta disambut oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Banten, sementara rombongan darat diterima langsung oleh Panitia HPN 2026 di lokasi penginapan.
Salah satu rombongan yang telah tiba adalah PWI Jaya, yang menginap di kawasan Serang Timur. Penyambutan dilakukan dengan nuansa budaya khas Banten, ditandai dengan pengalungan syal, pemberian tas koja khas Baduy, serta maskot badak bercula satu sebagai simbol identitas daerah.
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI Jaya, Tb Adhi, menyebut rombongan yang hadir melibatkan berbagai unsur organisasi, mulai dari dewan penasihat, pengurus harian, hingga kelompok kerja dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).
“Rombongan PWI Jaya cukup besar dan melibatkan berbagai unsur organisasi,” kata Tb Adhi.
Provinsi Banten sebagai tuan rumah HPN 2026 mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis BUMN dan swasta nasional. Perhelatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran pers dalam mendukung demokrasi, pembangunan, serta persatuan bangsa. (jn)
dikutip dari berbagai sumber





