TANGERANG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan seluruh armada yang akan digunakan dalam program mudik gratis berada dalam kondisi aman dan layak jalan. Melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, pemerintah daerah menggelar pemeriksaan teknis kendaraan atau ramp check terhadap puluhan armada angkutan penumpang.
Pemeriksaan dilakukan di UPTD Pengelola Prasarana Teknik Perhubungan (PPTP) Dishub pada Senin (09/03/2026). Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Program Mudik Lebaran Gratis yang setiap tahun dimanfaatkan ribuan warga Kabupaten Tangerang untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Kepala Bidang Keselamatan Dishub Kabupaten Tangerang Surachman menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 56 armada bus yang akan digunakan dalam program mudik gratis tahun ini. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan operasional.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan sejak 4 hingga 6 Maret terhadap 25 unit bus. Selanjutnya akan dilanjutkan sekitar 14 kendaraan lainnya pada 10 Maret,” jelas Surachman.
Ia menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut petugas mengecek berbagai aspek penting mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan seperti STNK, KIR, kartu pengawasan, hingga kelengkapan dokumen pengemudi berupa SIM. Selain itu, kondisi fisik kendaraan juga diperiksa secara detail, meliputi sistem pengereman, ban, lampu, wiper, klakson, sabuk pengaman, alat pemadam api ringan (APAR), hingga alat pemecah kaca darurat.
“Dari hasil ramp check yang sudah dilakukan, ada beberapa armada yang perlu disempurnakan, terutama terkait akses pintu darurat yang sempat terhalang kursi penumpang. Hal tersebut harus segera diperbaiki demi keselamatan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keselamatan pemudik menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia meminta seluruh armada yang akan diberangkatkan benar-benar memenuhi standar keselamatan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang.
“Kami ingin memastikan warga Kabupaten Tangerang yang mengikuti program mudik gratis dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Karena itu setiap armada harus benar-benar layak jalan sebelum diberangkatkan,” ujar Maesyal.
Menurutnya, program mudik gratis bukan sekadar membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya, terutama di momen penting seperti Idulfitri.
Dishub Kabupaten Tangerang pun menegaskan bahwa seluruh perusahaan otobus yang armadanya belum memenuhi standar diberikan waktu untuk melakukan perbaikan. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, serta meminimalkan potensi kecelakaan di jalan raya. (red)





