Jumat, April 10, 2026
spot_img
BerandaBantenKota TangerangCipondoh Terbaik, Zakat Fitrah Jadi Simbol Kuat Kepedulian Warga Tangerang

Cipondoh Terbaik, Zakat Fitrah Jadi Simbol Kuat Kepedulian Warga Tangerang

KOTA TANGERANG – Di balik angka ratusan juta rupiah, tersimpan cerita tentang kepedulian dan kebersamaan. Kecamatan Cipondoh dinobatkan sebagai wilayah dengan pengumpulan zakat fitrah tertinggi di Kota Tangerang pada Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, menjadi simbol kuat solidaritas sosial masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah, amil zakat, dan warga yang turut berkontribusi dalam pengumpulan zakat.

Camat Cipondoh, Muhamad Marwan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar soal angka, melainkan cerminan kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakatnya. Ini bukan hanya angka, tetapi wujud kepedulian sosial yang luar biasa,” ujarnya, Kamis (09/04/2026).

Berdasarkan data, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah tersebut berhasil menghimpun zakat fitrah sebesar Rp718,34 juta, meningkat 1,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara wilayah lain di Kota Tangerang.

Sementara itu, secara keseluruhan, BAZNAS Kota Tangerang mencatat total penghimpunan zakat mencapai Rp12,2 miliar. Rinciannya meliputi zakat fitrah sebesar Rp7,74 miliar, zakat mal Rp2,02 miliar, serta infak dan sedekah yang menembus Rp2,23 miliar.

Kepala BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menegaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Semua zakat yang terkumpul telah kami distribusikan untuk membantu kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, termasuk di Cipondoh,” jelasnya.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turut memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia menyebut zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menguatkan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih sangat kuat. Kami berharap gerakan ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi pengingat bahwa di tengah kehidupan kota yang dinamis, nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup. Dari tangan-tangan yang memberi, harapan bagi sesama terus terjaga. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru