TANGERANG – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 memasuki hari penentuan. Tiga pertandingan terakhir akan menentukan siapa yang melengkapi komposisi 16 besar. Argentina sebagai juara bertahan menjadi magnet utama saat menghadapi debutan sensasional Cape Verde, sementara Australia ditantang Mesir dan Kolombia harus menghadapi Ghana dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.
Sorotan terbesar tentu tertuju kepada Lionel Messi dan Argentina. Albiceleste datang dengan status juara bertahan sekaligus salah satu tim paling produktif sepanjang turnamen. Namun, lawan mereka bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Cape Verde telah mencuri perhatian dunia setelah lolos dari fase grup pada penampilan perdana di Piala Dunia. Negara kecil berpenduduk sekitar setengah juta jiwa itu mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin serta semangat tanpa beban yang berpotensi merepotkan tim mana pun.
Di atas kertas, kualitas Argentina tetap berada beberapa tingkat di atas Cape Verde. Kombinasi pengalaman Lionel Messi, kreativitas lini tengah, dan efektivitas penyelesaian akhir membuat Albiceleste difavoritkan melangkah ke babak berikutnya. Jika mampu mencetak gol cepat, pertandingan diperkirakan akan sepenuhnya berada dalam kendali Argentina.
Prediksi skor: Argentina 3-0 Cape Verde.
Laga Australia melawan Mesir justru diperkirakan menjadi pertandingan paling seimbang. Australia tengah mengejar kemenangan fase gugur pertama dalam sejarah Piala Dunia, sedangkan Mesir datang dengan motivasi besar untuk menorehkan sejarah serupa. Kehadiran Mohamed Salah—yang dikabarkan telah pulih dari cedera hamstring—dapat menjadi faktor pembeda, meski Australia diyakini telah menyiapkan skema khusus untuk meredam pergerakannya.
Secara permainan, Australia lebih agresif dalam transisi dan duel udara, sedangkan Mesir mengandalkan pengalaman, disiplin bertahan, serta kecepatan serangan balik. Opta bahkan menilai duel ini sebagai pertandingan paling berimbang, dengan Mesir hanya sedikit lebih diunggulkan berdasarkan ribuan simulasi komputer.
Prediksi skor: Australia 1-1 Mesir (Australia lolos melalui adu penalti).
Pertandingan penutup mempertemukan Kolombia dan Ghana dalam duel yang diperkirakan berlangsung keras. Kolombia memiliki kualitas individu yang lebih baik di lini tengah dan lebih nyaman menguasai bola, sedangkan Ghana mengandalkan kekuatan fisik, pressing tinggi, serta efektivitas bola mati. Siapa pun yang mampu mencetak gol lebih dulu berpeluang besar mengontrol jalannya pertandingan.
Prediksi skor: Kolombia 2-1 Ghana.
Jika seluruh prediksi tersebut menjadi kenyataan, maka babak 16 besar akan menghadirkan bentrokan yang semakin panas. Argentina berpotensi bertemu Australia dalam duel klasik lintas benua, sementara Swiss kemungkinan akan ditantang Kolombia. Dengan Portugal yang sudah ditunggu Spanyol, serta Brasil menghadapi Norwegia, fase gugur Piala Dunia 2026 dipastikan memasuki level persaingan yang jauh lebih tinggi dibanding putaran sebelumnya. (red)





