TANGERANG — Mimpi melanjutkan pendidikan tinggi kini semakin terbuka bagi ribuan anak muda Kabupaten Tangerang. Melalui Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, sebanyak 1.075 mahasiswa mendapat dukungan untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, termasuk hingga ke luar negeri.
Sebelum memasuki dunia perkuliahan, para penerima terlebih dahulu mengikuti pembekalan yang digelar di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Selasa (1/9/2026). Sebanyak 417 mahasiswa hadir langsung, sementara penerima lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pembekalan tersebut dirancang agar mahasiswa memiliki kesiapan sebelum memulai perjalanan akademiknya. Selain motivasi, mereka mendapat wawasan dan pengalaman dari sejumlah narasumber yang berasal dari lingkungan pendidikan maupun pemerintahan.
“Alhamdulillah, sebanyak 1.075 mahasiswa-mahasiswi mendapatkan program beasiswa Tangerang Gemilang. Hari ini mereka mendapatkan pembekalan sebelum melaksanakan perkuliahan di universitas masing-masing,” ujar Maesyal.
Sejumlah institusi turut terlibat memberikan materi, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Swiss German University, Bappeda Kabupaten Tangerang dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Kehadiran berbagai narasumber tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sebelum mereka menjalani pendidikan di kampus masing-masing.
Maesyal berpesan agar kesempatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk mengejar gelar akademik. Menurutnya, pendidikan harus menjadi modal untuk membangun kompetensi, karakter dan kemampuan agar para penerima beasiswa kelak mampu memberi manfaat bagi keluarga maupun daerah.
“Semoga ini menjadi bekal mereka untuk menambah kompetensi dan pengetahuan, sehingga nantinya bisa menjadi pemimpin-pemimpin dan orang yang berbakti kepada nusa dan bangsa,” ungkapnya.
Ia juga meminta mahasiswa menjaga semangat belajar sekaligus tidak melupakan nilai-nilai kehidupan. Maesyal mengingatkan pentingnya berdoa, menjalankan ibadah serta meminta restu kepada orang tua selama menjalani pendidikan.
“Semangat dalam belajar, kejar cita-cita. Jangan lupa berdoa, selalu doakan orang tua dan minta doa restu dari orang tua. Saya ingin ada masyarakat Kabupaten Tangerang yang sukses nantinya dan bisa menggapai cita-cita yang diharapkan,” pesannya.
Pemkab Tangerang juga membuka peluang untuk memperbesar cakupan penerima beasiswa pada tahun berikutnya. Maesyal mengatakan penambahan kuota akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Insyaallah nanti tahun 2027, kita akan tambah lagi jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan bertambahnya jumlah mahasiswa, bertambah juga masyarakat yang kompetensinya meningkat,” jelasnya.
Salah satu penerima, Siti Zahra Nur Arafah, warga Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, menjadi gambaran bagaimana beasiswa dapat mengubah batas sebuah mimpi. Ia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Bagi Siti, kesempatan tersebut sebelumnya terasa sulit dibayangkan. Dukungan beasiswa membuat rencana menempuh pendidikan di luar negeri yang semula hanya menjadi impian kini benar-benar berada di depan mata.
“Saya tidak bermimpi bisa melanjutkan perkuliahan. Bahkan tidak tanggung-tanggung bisa kuliah di Kairo, Al-Azhar Mesir. Itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati Maesyal,” tuturnya.
Siti berharap kesempatan serupa dapat dirasakan lebih banyak anak muda Kabupaten Tangerang, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi tetap memiliki tekad untuk mengenyam pendidikan tinggi.
“Semoga dengan program beasiswa ini makin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa melanjutkan cita-cita dan mimpinya untuk menjadi mahasiswa dan bisa menjadi lebih sukses di kemudian hari,” harapnya. (red)





