Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img
BerandaBantenKota TangerangArus Mudik 2026 Diprediksi Membludak, Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan

Arus Mudik 2026 Diprediksi Membludak, Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan

KOTA TANGERANG – Menjelang Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memasang target ambisius: Zero Accident atau nihil kecelakaan selama arus mudik dan balik. Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab menghadirkan perjalanan yang aman bagi ribuan pemudik yang melintasi Kota Tangerang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyampaikan bahwa tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan dibandingkan Lebaran 2025. Berdasarkan proyeksi internal Dishub dan tren tahunan, lonjakan kendaraan diprediksi naik sekitar 8 hingga 12 persen, terutama pada H-3 hingga H+3 Lebaran. Jalur-jalur utama seperti Daan Mogot, Sudirman, Otista, hingga akses menuju tol dan Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan menjadi titik dengan pergerakan tertinggi.

“Target kami adalah Zero Accident selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dengan adanya peningkatan volume kendaraan, pengawasan harus lebih ketat dan respons lebih cepat. Kami tidak ingin kelalaian sekecil apa pun berujung pada kecelakaan,” ujar Achmad Suhaely, Kamis (26/02/26).

Sebagai langkah antisipasi, Dishub memasang Rambu Petunjuk Pendahulu Jurusan (RPPJ) portable di sejumlah ruas strategis guna memudahkan navigasi pemudik. Selain itu, ramp check digelar di Terminal Poris Plawad dan sejumlah pool bus seperti Rosalia Indah, ALS, serta Hariyanto. Pemeriksaan mencakup sistem pengereman, kondisi ban, lampu, hingga kelengkapan administrasi kendaraan.

Kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian serius. Dishub bekerja sama dengan instansi terkait melakukan tes kesehatan dan skrining narkoba untuk memastikan sopir dalam kondisi prima. “Keselamatan berawal dari pengemudi yang sehat dan kendaraan yang laik jalan,” tegasnya.

Untuk mendukung pengendalian arus lalu lintas, posko Angkutan Lebaran didirikan di sejumlah titik seperti Kebon Besar, Terminal Poris Plawad, Robinson, Pertigaan Gajah Tunggal, Mall Tangcity, Kebon Nanas, Alam Sutera, dan CBD Ciledug. Sistem ATCS, penerangan jalan, mobil derek, Tim Reaksi Cepat, hingga perlengkapan pengamanan turut disiagakan menghadapi potensi kepadatan.

Suhaely menegaskan, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi momen sakral bertemu keluarga. Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga keselamatan. “Mudik aman adalah tanggung jawab bersama. Patuhi aturan, istirahat cukup, dan pastikan kendaraan dalam kondisi terbaik. Kita ingin semua berangkat dengan harapan dan pulang dengan kebahagiaan,” tutupnya. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru