KOTA TANGERANG – Di usia ke-33 tahun, Kota Tangerang tak hanya merayakan perjalanan panjangnya dengan seremoni, tetapi juga menghadirkan kado nyata bagi warganya. Pada Sabtu, 28 Februari 2026, Pemerintah Kota Tangerang bersama PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) menggratiskan seluruh layanan Bus Tayo dan Bus Si Benteng di semua koridor operasional.
Selama satu hari penuh, masyarakat bisa bepergian tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Kebijakan ini menjadi simbol bahwa perayaan ulang tahun kota bukan sekadar panggung hiburan, melainkan momen berbagi manfaat langsung yang bisa dirasakan oleh pelajar, pekerja, hingga keluarga yang ingin beraktivitas di akhir pekan.
Direktur PT TNG, Muhamad Rijal, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk komitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. “Momentum HUT ke-33 ini kami jadikan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan. Warga bisa menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng gratis pada 28 Februari. Ini bentuk apresiasi kami kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/02/26).
Lebih dari sekadar gratis ongkos, langkah ini juga menjadi dorongan moral agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan angkutan massal. Dengan semakin banyak warga beralih ke transportasi publik, kemacetan dapat ditekan dan kualitas udara kota pun lebih terjaga. Perayaan ini sekaligus menjadi ajakan kolektif untuk membangun budaya mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Pemkot Tangerang mengimbau seluruh warga tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berada di dalam armada. Disiplin penumpang menjadi kunci agar layanan berjalan lancar dan seluruh masyarakat bisa menikmati fasilitas ini dengan aman.
Di usia yang semakin matang, Kota Tangerang menunjukkan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama pembangunan. “Ayo rayakan HUT ke-33 Kota Tangerang dengan naik Bus Tayo dan Si Benteng gratis pada 28 Februari,” seru Rijal. Sebuah ajakan sederhana, namun sarat makna tentang kota yang tumbuh bersama warganya. (red)





