Rabu, April 1, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerangIsu BBM Bikin Resah? Bupati Maesyal Minta Warga Tetap Tenang

Isu BBM Bikin Resah? Bupati Maesyal Minta Warga Tetap Tenang

TANGERANG – Di tengah derasnya isu kenaikan harga dan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Kekhawatiran publik dinilai wajar, namun perlu disikapi dengan bijak agar tidak memicu kepanikan.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan resmi terkait kenaikan harga BBM. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada kabar yang beredar tanpa sumber yang jelas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak terhasut oleh berita-berita yang tidak valid terkait BBM. Tetap tenang dan sabar,” ujar Maesyal kepada awak media, Rabu (01/04/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Berdasarkan informasi yang diterimanya, ketersediaan BBM di tingkat nasional masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Pernyataan tersebut sejalan dengan informasi dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut belum ada rencana penyesuaian tarif BBM dalam waktu dekat. Hal ini menjadi sinyal bahwa pemerintah masih berupaya menjaga daya beli masyarakat.

Meski demikian, pemerintah tengah mengkaji pengaturan distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan rencana penggunaan sistem barcode melalui aplikasi MyPertamina, dengan batas pembelian wajar sekitar 50 liter per kendaraan.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang mengatur pengendalian distribusi BBM jenis tertentu seperti biosolar dan Pertalite. Langkah ini ditujukan untuk memastikan subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Maesyal kembali mengingatkan warga agar selalu merujuk pada informasi resmi pemerintah. “Jangan mudah percaya pada spekulasi. Ikuti kebijakan yang dikeluarkan pemerintah agar situasi tetap kondusif,” tegasnya. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru