KOTA TANGERANG – Suasana libur Hari Raya Idulfitri masih dirasakan para pelajar di Kota Tangerang. Di tengah momen tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang positif dan membangun.
Ia menilai, masa liburan bukan sekadar waktu beristirahat, tetapi juga peluang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri. Aktivitas seperti membaca, membantu orang tua, hingga mengikuti kegiatan sosial dinilai mampu membentuk karakter sekaligus mempererat hubungan keluarga.
“Harapannya agar anak-anak memanfaatkan liburannya untuk hal-hal yang bermanfaat, sehingga saat masuk sekolah terasa segar dan bersemangat untuk kembali menimba ilmu demi kesuksesan di masa yang akan datang,” ujar Syamsuri, Rabu (25/3/2026).
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ritme belajar selama liburan agar siswa tidak mengalami penurunan motivasi. Dengan manajemen waktu yang baik, pelajar tetap dapat menikmati liburan tanpa kehilangan fokus terhadap pendidikan.
Mengacu pada visi besar Indonesia Emas 2045, Syamsuri menyebut generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, masa sekolah harus dimanfaatkan secara optimal sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Karena masa depan ditentukan oleh masa muda, apalagi pemerintah mencanangkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam aktivitas produktif di luar sekolah berkontribusi pada peningkatan keterampilan sosial, kreativitas, dan kemandirian. Hal ini menjadi alasan pentingnya peran keluarga dalam mengarahkan aktivitas anak selama libur panjang.
Komisi II DPRD Kota Tangerang pun mendorong kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar untuk terus memberikan pendampingan. Dengan dukungan tersebut, para pelajar diharapkan kembali ke bangku sekolah dengan energi baru, semangat belajar yang terjaga, serta kesiapan menghadapi tantangan pendidikan ke depan. (red)





