BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten kembali membuka program mudik gratis Lebaran 1447 H/2026 Masehi untuk membantu masyarakat kembali ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi. Program ini resmi dibuka mulai 18 Februari 2026 dengan kuota 855 peserta, yang akan diberangkatkan melalui 19 unit bus tanpa dipungut biaya.
Program mudik gratis dari Pemprov Banten melayani perjalanan dari Banten menuju beberapa provinsi tujuan utama seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan Yogyakarta. Selain itu, tersedia juga layanan penjemputan dari luar Provinsi Banten (Jawa Barat dan Yogyakarta) menuju titik keberangkatan di Banten sebelum perjalanan dilakukan.
Rute perjalanan ini mencakup berbagai rute utama melalui kawasan tol Merak–Cipali–Trans Jawa, sehingga pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan nyaman dan aman. Setiap bus yang disediakan memiliki kapasitas 90 kursi.
Syarat mengikuti program ini cukup sederhana: peserta wajib memiliki KTP Provinsi Banten dan belum terdaftar dalam program mudik gratis lain. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi https://jawaramudik.bantenprov.go.id/
Pelaksanaan program mudik gratis ini bukan hanya soal membantu perantau dalam perjalanan, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko keselamatan saat puncak Angkutan Lebaran. Pendaftaran yang tepat waktu sangat dianjurkan karena kuota terbatas.
Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang juga telah menyiapkan program mudik gratis secara masif melalui Kementerian Perhubungan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Intinya, selain bus gratis, tersedia juga ribuan kursi moda kereta api dan kapal laut untuk membantu masyarakat mudik dengan nyaman.
Dengan vaksinasi infrastruktur, pembatasan kendaraan berat di jalan nasional, serta koordinasi pelabuhan dan terminal, program mudik gratis di Banten diharapkan memberi akses mudik yang lebih aman, nyaman, sekaligus terjangkau bagi masyarakat menjelang Idulfitri 2026. (jn)





