TANGSEL – Kebutuhan akses pendidikan yang terus meningkat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekolah baru. Tahun 2026 ini, Pemkot Tangsel mulai merealisasikan penambahan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, dengan fokus awal pada pembangunan SMP Negeri 26 di Serua Indah, Kecamatan Ciputat.
Saat ini, Kota Tangsel memiliki 24 SMP Negeri yang harus menampung ribuan lulusan SD setiap tahunnya. Kondisi tersebut membuat daya tampung menjadi tantangan tersendiri, terutama di wilayah padat penduduk.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan pembangunan SMPN 26 menjadi prioritas karena memanfaatkan aset pemerintah yang sudah tersedia.
“Untuk tahun ini kami fokus ke SMPN 26 di Serua Indah. Lokasinya memanfaatkan aset pemda yang sebelumnya digunakan sebagai sekolah, sehingga lebih siap untuk dibangun,” ujar Deden dalam keterangannya, Senin (13/04/2026).
Ia menjelaskan, sekolah tersebut dirancang dengan kapasitas besar, mampu menampung hingga 11 rombongan belajar per tingkat atau sekitar 33 kelas secara keseluruhan. Fasilitas pendukung seperti laboratorium, ruang komputer, hingga ruang guru juga akan disiapkan untuk menunjang kualitas pembelajaran.
Namun, pemerintah menegaskan pembangunan sekolah negeri dilakukan secara bertahap dan terukur. Hal ini untuk menjaga keseimbangan dengan keberadaan sekolah swasta yang juga berperan penting dalam sistem pendidikan.
“Kami harus bijak. Penambahan sekolah negeri tidak boleh mematikan sekolah swasta. Semua harus berjalan seimbang,” tegas Deden.
Sementara itu, rencana pembangunan SMPN 25 di Pamulang dan SMPN 27 di Jombang masih dalam tahap kajian. Untuk wilayah Jombang, kebutuhan sekolah baru dinilai cukup mendesak karena jumlah lulusan SD mencapai lebih dari 700 siswa setiap tahun.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dindikbud Tangsel, Didin Sihabudin, mengungkapkan bahwa keterbatasan daya tampung saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan, sehingga diperlukan solusi jangka panjang.
“Di Jombang, lulusan SD cukup banyak, sementara SMP Negeri yang ada belum mampu menampung semuanya. Maka pembangunan sekolah baru menjadi kebutuhan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari persiapan, SDN Jombang 05 akan digabung dengan SDN Jombang 03. Lahan eks SDN Jombang 05 nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan SMP Negeri baru yang direncanakan mulai dibangun paling lambat pada 2027.
Langkah ini menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama bagi para orang tua yang selama ini kesulitan mendapatkan akses sekolah negeri bagi anak-anak mereka. Dengan penambahan sekolah secara bertahap, Pemkot Tangsel berupaya menghadirkan pemerataan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan. (red)





