Jumat, Mei 29, 2026
spot_img
BerandaBantenKota TangerangRPH Bayur Jadi Andalan Warga Kota Tangerang, 45 Sapi Kurban Dipotong Higienis...

RPH Bayur Jadi Andalan Warga Kota Tangerang, 45 Sapi Kurban Dipotong Higienis dan Modern

KOTA TANGERANG – Proses pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Tangerang kini semakin modern, higienis, dan tertata. Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik Pemerintah Kota Tangerang di Jalan Bayur, Kecamatan Periuk, mulai menjadi pilihan masyarakat dan panitia kurban untuk melakukan penyembelihan secara aman dan sesuai syariat.

Selama momentum Iduladha tahun ini, RPH Bayur tercatat telah memproses sedikitnya 45 ekor sapi kurban dari berbagai kelompok masyarakat, majelis taklim, hingga panitia masjid. Kehadiran fasilitas pemotongan modern tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan proses kurban yang lebih cepat, bersih, dan ramah lingkungan.

Kepala UPT RPH Bayur, Suhendriawan, mengatakan pihaknya menyiapkan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman saat memanfaatkan fasilitas RPH. Selain menerapkan sistem antrean yang tertib, proses pendaftaran juga sudah dilakukan secara digital sehingga lebih praktis dan transparan.

“Alurnya masyarakat mendaftar terlebih dahulu, lalu dilakukan proses pemotongan sesuai antrean. Pembayaran juga sudah menggunakan QRIS sebesar Rp60 ribu, termasuk biaya pemotongan dan penggunaan kandang,” ujar Suhendriawan.

Menurutnya, fasilitas di RPH Bayur kini jauh lebih lengkap dibandingkan sistem pemotongan konvensional di lingkungan permukiman. Selain area penyembelihan khusus, RPH juga memiliki ruang boning atau pemisahan daging dan tulang yang membuat proses distribusi daging menjadi lebih cepat dan higienis.

“Di sini sudah ada ruang boning sehingga proses pemisahan daging lebih cepat selesai dan kualitas kebersihannya juga lebih terjaga,” katanya.

Tak hanya fokus pada pelayanan, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian utama. RPH Bayur telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri dengan sistem sedimentasi tujuh tahap penyaringan guna mengurangi potensi pencemaran lingkungan yang biasanya muncul saat pemotongan hewan kurban di kawasan permukiman.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pemotongan resmi milik pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan RPH modern menjadi solusi agar pelaksanaan kurban tetap sesuai syariat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami ingin pelaksanaan Iduladha di Kota Tangerang berjalan tertib, sehat, dan nyaman. Kehadiran RPH ini menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat agar proses pemotongan lebih aman, higienis, dan ramah lingkungan,” ujar Sachrudin.

Salah satu kelompok masyarakat yang rutin menggunakan fasilitas tersebut adalah Majelis Taklim Permanis (Persatuan Anisa Perempuan) dari Ketapang, Kecamatan Cipondoh. Pada Iduladha tahun ini, mereka menyembelih sembilan ekor sapi di RPH Bayur.

Ketua panitia Majelis Taklim Permanis, Humairoh, mengaku memilih RPH karena faktor kebersihan, keamanan, dan efisiensi waktu. Menurutnya, biaya pemotongan di RPH tidak jauh berbeda dibandingkan sistem manual di lingkungan rumah, namun hasil pelayanan jauh lebih baik.

“Di sini lebih aman, cepat, dan bersih. Alat-alatnya juga sudah modern, jadi prosesnya lebih praktis dan tidak merepotkan,” ungkap Humairoh.

Dengan fasilitas modern dan sistem pelayanan yang semakin baik, RPH Bayur kini mulai menjadi wajah baru pelaksanaan kurban di Kota Tangerang. Pemerintah berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas resmi tersebut demi menciptakan proses kurban yang sehat, tertib, dan nyaman bagi semua pihak. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru