BerandaBantenTangerang Selatan1.017 Surveyor Turun ke Lapangan, Warga Tangsel Diajak Berperan Aktif Sukseskan Sensus...

1.017 Surveyor Turun ke Lapangan, Warga Tangsel Diajak Berperan Aktif Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat menghadiri Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 petugas sensus, bagian dari total 1.017 surveyor yang akan diterjunkan ke seluruh wilayah Tangsel untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat.

Pilar menegaskan, sensus ekonomi memiliki peran strategis karena menjadi sumber data utama bagi pemerintah dalam merancang program pembangunan yang efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, era pembangunan saat ini menuntut seluruh kebijakan berbasis data, bukan sekadar asumsi atau perkiraan.

“Dengan data yang akurat, kita tidak lagi mengandalkan intuisi dalam membuat program. Semua kebijakan ekonomi ke depan harus berbasis data sehingga hasilnya lebih tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Pilar.

Ia menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memotret kondisi riil dunia usaha, perkembangan sektor perdagangan, jasa, industri kreatif, UMKM, hingga aktivitas ekonomi digital yang terus tumbuh di Tangerang Selatan. Data tersebut akan menjadi pijakan penting dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun kebijakan nasional beberapa tahun ke depan.

Sebagai kota penyangga ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, Tangerang Selatan membutuhkan basis data yang kuat untuk mendukung perencanaan pembangunan. Berdasarkan data BPS sebelumnya, sektor perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga pemetaan yang akurat dinilai sangat diperlukan.

Untuk memastikan pendataan berjalan lancar, Pemkot Tangsel telah berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan. Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan agar petugas sensus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha tanpa hambatan berarti.

Pilar juga meminta masyarakat tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus yang telah dibekali identitas resmi dari BPS. Ia memastikan seluruh informasi yang diberikan warga akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik negara.

“Petugas yang datang adalah surveyor resmi BPS. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diharapkan memberikan informasi yang dibutuhkan secara terbuka serta jujur karena data ini sangat penting untuk masa depan pembangunan,” tegasnya.

Lebih jauh, Pilar menuturkan bahwa manfaat sensus tidak hanya untuk melihat kondisi ekonomi secara makro. Data yang terkumpul juga akan menjadi dasar penyusunan kebijakan di berbagai sektor, mulai dari ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, hingga program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Keberhasilan sensus bukan hanya tanggung jawab BPS atau pemerintah daerah. Ini membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Semakin lengkap dan akurat datanya, semakin baik pula kebijakan yang dapat dirancang untuk kesejahteraan warga,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru