BerandaBantenKota TangerangCuaca Panas Ancam Permukiman, RT dan RW di Kota Tangerang Diminta Aktif...

Cuaca Panas Ancam Permukiman, RT dan RW di Kota Tangerang Diminta Aktif Patroli Lingkungan

KOTA TANGERANG – Memasuki puncak musim kemarau, Pemerintah Kota Tangerang meningkatkan langkah antisipasi terhadap ancaman kebakaran yang berpotensi meningkat akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), seluruh ketua RT dan RW diinstruksikan untuk mengintensifkan patroli lingkungan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, patroli rutin menjadi salah satu strategi pencegahan paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran, khususnya di kawasan yang banyak ditumbuhi alang-alang, lahan kosong, semak belukar, hingga lokasi yang terdapat tumpukan sampah kering.

“Musim kemarau menyebabkan vegetasi dan lahan menjadi lebih kering sehingga sangat mudah terbakar. Karena itu kami menginstruksikan RT dan RW untuk lebih aktif melakukan patroli lingkungan, terutama di lokasi yang memiliki potensi kebakaran,” ujar Mahdiar, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir petugas BPBD menerima laporan kebakaran yang didominasi oleh peristiwa terbakarnya rumput liar, alang-alang, lahan kosong, dan tumpukan sampah. Kondisi cuaca yang panas disertai embusan angin dinilai dapat mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani, sehingga kewaspadaan seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting.

Selain memperkuat patroli, BPBD juga meminta aparatur lingkungan untuk terus mengedukasi warga agar tidak membakar sampah di ruang terbuka maupun membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang dipenuhi vegetasi kering. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama munculnya kebakaran saat musim kemarau.

Mahdiar mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas ke kawasan permukiman atau fasilitas umum.

“Masyarakat kami harapkan segera melaporkan jika menemukan titik api atau potensi kebakaran. Respons cepat akan sangat membantu petugas melakukan penanganan sehingga dampaknya bisa diminimalkan,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah Banten masih berada dalam periode musim kemarau dengan potensi suhu udara yang lebih tinggi serta curah hujan yang relatif rendah dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran lahan maupun permukiman apabila masyarakat lengah terhadap sumber-sumber api.

BPBD Kota Tangerang berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat lingkungan, dan masyarakat dapat memperkuat sistem kewaspadaan di tingkat wilayah. Dengan langkah preventif yang dilakukan sejak dini, risiko kebakaran selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan sehingga keselamatan warga dan lingkungan tetap terjaga. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru