KOTA TANGERANG — Di tengah gegap gempita menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Tangerang menghadirkan hadiah yang menyentuh kebutuhan paling dasar warga: akses air bersih. Melalui Perumda Tirta Benteng, biaya pemasangan sambungan air baru dipangkas hingga 81 persen sepanjang Agustus 2026. Program ini menyasar warga yang belum menjadi pelanggan, terutama kawasan yang tengah dikejar perluasan jaringan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kemerdekaan semestinya dirasakan dalam bentuk pelayanan yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Karena itu, selain berbagai program keringanan pajak, pemerintah menghadirkan potongan besar untuk pemasangan sambungan air. “Momentum HUT ke-81 RI ini kami manfaatkan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ada juga diskon 81 persen biaya pemasangan sambungan baru air bersih. Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya karena ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Sachrudin.
Potongannya bukan sekadar angka di atas kertas. Dari tarif normal Rp1,25 juta, warga cukup membayar sekitar Rp237.500 setelah diskon. Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendy mengatakan kualitas air dan layanan tidak berubah akibat program tersebut. Pemasangan sambungan baru ditargetkan selesai paling lambat tujuh hari setelah pembayaran. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang kesulitan membayar sekaligus, tersedia pula opsi cicilan melalui pengajuan kepada Perumda Tirta Benteng.
Di balik program murah tersebut, ada persoalan yang lebih besar: bagaimana membuat jaringan air perpipaan benar-benar masuk ke kawasan permukiman yang selama ini belum terlayani. Fokus pengembangan diarahkan ke Zona 2, meliputi Periuk, Jatiuwung, Cibodas dan Karawaci. Perumda Tirta Benteng menargetkan tambahan 10 ribu pelanggan baru di Zona 2 pada 2026, didukung kapasitas Instalasi Pengolahan Air Sitanala 1 dan 2 yang mencapai total 1.000 liter per detik.
Langkah itu melanjutkan perluasan jaringan yang sebelumnya menambah 23.276 sambungan langganan di kawasan Zona 2 setelah pengelolaan aset jaringan dialihkan kepada Perumda Tirta Benteng. Secara keseluruhan, perusahaan pada awal 2026 mencatat sekitar 165 ribu sambungan rumah dan menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 181 ribu pelanggan hingga akhir tahun.
“Program ini kami hadirkan sebagai hadiah kemerdekaan untuk masyarakat Kota Tangerang yang belum menjadi pelanggan. Khususnya di Zona 2, kami terus mendorong pengembangan jaringan agar semakin banyak warga mendapatkan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan,” kata Doddy. Dengan begitu, diskon 81 persen bukan hanya soal meringankan biaya pemasangan, tetapi menjadi pintu masuk agar semakin banyak rumah di kawasan permukiman tersambung layanan perpipaan.
Warga yang ingin mendaftar dapat menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga, SPPT PBB, surat keterangan domisili bagi pemilik KTP luar Kota Tangerang serta materai Rp10 ribu. Pendaftaran tersedia melalui kantor Perumda Tirta Benteng, aplikasi SIGANTENG, atau layanan pelanggan 0811-6121-095. Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan pemasangan baru, pengaduan, informasi tagihan, pembacaan meter mandiri dan pembayaran secara daring.
Bagi kampung-kampung yang selama ini berada di luar jangkauan pipa, program tersebut menjadi kesempatan untuk keluar dari ketergantungan pada sumber air masing-masing. Sebab, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan bendera dan pesta rakyat, tetapi juga ketika kebutuhan dasar warga perlahan semakin mudah dijangkau. Air mengalir ke rumah, pelayanan mendekat, dan tidak ada lagi kawasan yang merasa hilang dari peta layanan air bersih Kota Tangerang. (red)





