BerandaBantenTangerangPesan Maesyal untuk UMKM: Jangan Cuma Andalkan Modal

Pesan Maesyal untuk UMKM: Jangan Cuma Andalkan Modal

TANGERANG – Memiliki modal usaha belum menjadi jaminan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang. Kemampuan menjaga kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, memperluas pasar, hingga mengelola keuangan menjadi faktor penting agar usaha mampu bertahan dan bersaing.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dan Temu Usaha Nasabah Mekaar PNM Cabang Tangerang di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Rabu (21/10/2026).

Menurut Maesyal, penguatan kapasitas pelaku usaha perlu berjalan beriringan dengan dukungan permodalan. Tanpa keterampilan dan strategi bisnis yang memadai, peluang untuk memperbesar usaha dan menjangkau konsumen yang lebih luas akan sulit dimaksimalkan.

“UMKM naik kelas itu tidak cukup hanya dari sisi permodalan, tapi juga ditentukan oleh kompetensi pelaku UMKM-nya, produk yang berkualitas dan mampu bersaing serta jangkauan pasar yang luas,” ungkap Maesyal.

Ia menilai, UMKM mempunyai peran strategis dalam menggerakkan perekonomian Kabupaten Tangerang. Selain membuka peluang kerja dan menambah pendapatan keluarga, pertumbuhan usaha kecil juga berpotensi memperkuat kesejahteraan masyarakat apabila didukung pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Karena itu, para nasabah PNM Mekaar didorong untuk mulai memanfaatkan perangkat digital dalam kegiatan bisnis, termasuk sebagai sarana promosi dan pemasaran. Pelaku usaha juga perlu menjaga mutu produk, membangun jaringan pelanggan, serta mencatat pemasukan dan pengeluaran secara tertib agar kondisi keuangan usaha lebih terukur.

“Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berinovasi dan kebersamaan sebagai kekuatan untuk maju bersama. Kita ingin UMKM Kabupaten Tangerang semakin mandiri, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” katanya.

Maesyal turut mengapresiasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berperan dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui program pendampingan usaha. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pemberdayaan diperlukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga kesempatan meningkatkan kemampuan bisnis.

“Terima kasih dan apresiasi kepada pihak PNM yang terus aktif mengembangkan UMKM, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas para pelaku usaha. Semoga ini juga bisa jadi contoh bagi yang lainnya,” pungkasnya.

Ke depan, tantangan pengembangan UMKM bukan hanya mendorong masyarakat memulai usaha, melainkan memastikan usaha yang sudah berjalan mampu bertahan, meningkatkan produktivitas, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Penguatan keterampilan, pemasaran digital, serta disiplin keuangan menjadi langkah yang dapat membantu pelaku UMKM Kabupaten Tangerang menuju usaha yang lebih mandiri. (Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru