TANGSEL — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik melalui aplikasi Tangsel ONE. Salah satu fokus utama pengembangan platform tersebut adalah mempermudah proses perizinan usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM agar lebih cepat, praktis, dan transparan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan digitalisasi pelayanan menjadi langkah penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, birokrasi yang sederhana akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun investor yang ingin mengembangkan usaha di Tangsel.
“Kami ingin pelayanan publik semakin mudah dijangkau masyarakat. Perizinan usaha tidak boleh berbelit-belit. Dengan sistem digital seperti Tangsel ONE, proses administrasi bisa lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Kamis (08/05/2026).
Melalui Tangsel ONE, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan secara daring, mulai dari informasi administrasi, pengaduan masyarakat, hingga layanan pendukung usaha dan investasi. Pemkot Tangsel menilai langkah ini penting mengingat Tangerang Selatan merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan sektor bisnis dan jasa yang cukup pesat di wilayah penyangga Jakarta.
Selain mempermudah proses perizinan, digitalisasi layanan juga diharapkan mampu memangkas antrean pelayanan tatap muka dan mengurangi hambatan birokrasi yang selama ini sering dikeluhkan pelaku usaha kecil. Pemkot Tangsel bahkan terus mendorong integrasi layanan dengan sistem Online Single Submission (OSS) agar proses legalitas usaha semakin terhubung dan mudah dipantau.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin, menambahkan bahwa pengembangan Tangsel ONE bukan hanya soal teknologi, tetapi bagian dari perubahan budaya pelayanan publik yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Transformasi digital ini menjadi langkah strategis agar masyarakat bisa mendapatkan layanan pemerintah dengan lebih cepat dan mudah. Kami ingin pelaku usaha merasa terbantu dalam mengembangkan bisnisnya di Tangsel,” jelas Asep.
Pemkot Tangsel berharap penguatan layanan digital dapat memperbesar minat investasi sekaligus memperkuat sektor UMKM lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan sistem pelayanan yang semakin terintegrasi, Tangsel menargetkan mampu menjadi salah satu kota dengan ekosistem bisnis dan layanan publik digital terbaik di Banten. (*)





