Selasa, Mei 12, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerang SelatanPemkot Tangsel Perkuat Pencegahan HIV/AIDS, Benyamin Ajak Warga Hapus Stigma ODHA

Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan HIV/AIDS, Benyamin Ajak Warga Hapus Stigma ODHA

TANGSEL — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS melalui edukasi masyarakat, layanan kesehatan, hingga kolaborasi lintas sektor. Pemkot menilai penanganan HIV/AIDS tidak cukup hanya melalui pendekatan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial serta kesadaran bersama untuk menghapus stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan persoalan HIV/AIDS berkaitan erat dengan edukasi, kepedulian sosial, dan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar upaya pencegahan maupun pendampingan dapat berjalan lebih efektif.

“Penanganan HIV/AIDS tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, komunitas, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan penanganannya berjalan maksimal,” ujar Benyamin, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, Pemkot Tangsel saat ini terus memperkuat akses layanan kesehatan melalui fasilitas pemeriksaan dan skrining HIV, layanan konseling, hingga pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih dini sekaligus meminimalisir risiko penyebaran virus.

Selain layanan kesehatan, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan, terutama bagi kelompok usia produktif dan generasi muda yang dinilai menjadi kelompok penting dalam upaya pencegahan. Pemkot Tangsel mengajak masyarakat memahami HIV/AIDS secara benar agar tidak muncul ketakutan maupun diskriminasi terhadap ODHA.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada ODHA. Mereka harus mendapatkan dukungan dan akses layanan kesehatan yang baik untuk menjalani kehidupan secara optimal,” kata Benyamin.

Dalam menjalankan program tersebut, Pemkot Tangsel menggandeng berbagai elemen masyarakat mulai dari komunitas, organisasi sosial, lembaga pendidikan, hingga tenaga kesehatan untuk memperkuat kampanye kesadaran HIV/AIDS. Pemerintah berharap keterlibatan lintas sektor mampu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peduli terhadap sesama.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran bersama untuk melakukan pencegahan sekaligus memberikan dukungan kepada sesama. Dengan begitu, upaya penanganan HIV/AIDS bisa berjalan lebih efektif,” tutupnya. Pemkot Tangsel berharap edukasi yang konsisten dapat membangun pemahaman masyarakat bahwa ODHA tetap memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, aman, dan diterima di lingkungan sosial. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru