Kamis, April 23, 2026
spot_img
BerandaBantenKota TangerangDLH Tangerang Perkuat Gerakan 3R dan Edukasi Lingkungan di Hari Bumi

DLH Tangerang Perkuat Gerakan 3R dan Edukasi Lingkungan di Hari Bumi

KOTA TANGERANG – Peringatan Hari Bumi 2026 yang jatuh pada 22 April menjadi momentum penting bagi Kota Tangerang untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, peringatan tahun ini menekankan bahwa kekuatan menjaga bumi ada pada aksi kolektif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menegaskan bahwa tantangan lingkungan perkotaan semakin kompleks, mulai dari peningkatan volume sampah, pencemaran, hingga dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan masyarakat.

“Perubahan besar itu tidak harus dimulai dari hal besar. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengurangi plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan bisa memberikan dampak signifikan jika dilakukan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Tangerang terus mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui program bank sampah yang kini tersebar di berbagai wilayah, sekaligus menjadi instrumen edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, aksi bersih lingkungan rutin dilakukan di permukiman, sekolah, pasar, hingga bantaran Sungai Cisadane sebagai upaya menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi potensi pencemaran.

Program penghijauan juga terus digencarkan melalui penanaman pohon serta kampanye konservasi air guna menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan di tengah pesatnya pembangunan.

Di sektor edukasi, DLH bersama perangkat daerah lainnya memperkuat program Sekolah Adiwiyata dan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan tujuan membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Tak hanya itu, gerakan berbasis masyarakat seperti Program Kampung Iklim (Proklim), lomba kebersihan lingkungan, serta kampanye pengurangan sampah plastik turut menjadi strategi untuk memperluas partisipasi publik.

“Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat menjadi penentu keberhasilan dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan,” tegas Wawan.

Melalui momentum Hari Bumi 2026, masyarakat diajak untuk terus menjaga lingkungan secara konsisten, dimulai dari langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari yang berdampak besar bagi masa depan bumi. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru