Kamis, April 23, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerang SelatanGenangan di Puspiptek Bongkar Masalah Lama: Drainase Tertutup, Limpasan Proyek Tak Terkendali

Genangan di Puspiptek Bongkar Masalah Lama: Drainase Tertutup, Limpasan Proyek Tak Terkendali

TANGSEL – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, turun langsung meninjau genangan air yang terjadi di Jalan Puspiptek, tepatnya di belakang kawasan perumahan Paradise yang tengah dalam tahap pembangunan. Kehadiran Pilar di lokasi menjadi sinyal bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele, mengingat dampaknya terhadap mobilitas warga.

Di tengah genangan yang mengganggu arus lalu lintas, Pilar menegaskan bahwa persoalan tersebut dipicu oleh kombinasi faktor teknis dan perencanaan. Limpasan air dari area pembangunan perumahan menjadi penyumbang utama, terutama karena sistem penampungan yang belum optimal.

“Saya berada langsung di Jalan Puspiptek untuk melihat kondisi genangan yang terjadi. Ini berada tepat di belakang kawasan perumahan yang masih dalam proses pembangunan,” ujar Pilar dalam keterangannya, Kamis (23/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa air hujan yang seharusnya tertahan di dalam kawasan proyek justru meluber ke jalan raya. Hal ini terjadi karena fasilitas penampungan air, seperti embung atau kolam retensi, belum berfungsi maksimal.

“Ada limpasan air dari lahan perumahan. Saya sudah minta agar progres pembangunan embung dipercepat sebagai solusi penampungan air di dalam kawasan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pilar juga menyoroti kondisi drainase di sepanjang ruas Jalan Puspiptek yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten. Saluran air yang ada saat ini disebut mengalami penutupan dan tidak lagi bekerja secara efektif.

“Kami sudah ajukan ke Dinas PU Provinsi Banten untuk membangun kembali saluran air tersebut. Saat ini kondisinya tertutup, sehingga aliran air tidak berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan penanganan darurat melalui pemompaan air. Upaya ini dilakukan agar genangan tidak meluas dan aktivitas warga tetap berjalan.

“Langkah saat ini adalah pemompaan agar tidak terjadi banjir berkepanjangan. Pengembang juga harus menambah kapasitas penampungan air,” tegas Pilar.

Untuk solusi jangka panjang, Pemkot Tangsel akan mendorong normalisasi saluran drainase serta memperkuat koordinasi lintas instansi. Pilar juga menekankan pentingnya tanggung jawab pengembang dalam menyediakan infrastruktur pengendalian air yang memadai agar kejadian serupa tidak terulang.  (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru