BerandaBantenTangerang SelatanKemarau Belum Usai, Warga Tangsel Diminta Waspadai Lima Penyakit Ini

Kemarau Belum Usai, Warga Tangsel Diminta Waspadai Lima Penyakit Ini

TANGSEL – Musim kemarau yang masih melanda Kota Tangerang Selatan tidak hanya memicu kekeringan di sejumlah wilayah, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel mengimbau masyarakat memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah munculnya penyakit yang dipicu perubahan cuaca dan menurunnya kualitas sanitasi.

Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) menjadi penyakit yang paling berpotensi meningkat selama musim kemarau. Udara yang lebih kering, berdebu, serta tingginya paparan polusi dapat memicu gangguan pada saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

“Yang pertama pasti terkait infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA. Ini pasti akan banyak karena pengaruh cuaca,” ujar Allin, Rabu (5/8/2026).

Selain ISPA, masyarakat diminta tetap mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurut Allin, risiko DBD tidak hilang saat kemarau karena banyak warga menyimpan cadangan air di rumah. Jika tempat penampungan air tidak dibersihkan secara rutin, jentik nyamuk Aedes aegypti tetap dapat berkembang biak.

Wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih juga berpotensi menghadapi peningkatan penyakit saluran pencernaan, seperti diare dan tifus (tipes). Kondisi tersebut dapat terjadi ketika kebersihan makanan, air, maupun lingkungan tidak terjaga akibat minimnya pasokan air bersih.

Tak hanya itu, Dinkes juga mengingatkan masyarakat terhadap ancaman zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Risiko tersebut dapat meningkat apabila kebersihan lingkungan diabaikan selama musim kemarau.

“Kalau kita tidak menjaga kebersihan lingkungan, semua penyakit bisa muncul. Intinya lingkungan,” tegas Allin.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Tangsel mengajak masyarakat rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan makanan dan minuman, menguras tempat penampungan air, menerapkan gerakan 3M Plus untuk mencegah DBD, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit. Langkah sederhana ini dinilai menjadi kunci menjaga kesehatan masyarakat di tengah musim kemarau yang masih berlangsung. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru