BerandaBantenTangerang SelatanPemkot Tangsel Bagikan 20 Ribu Bibit Ikan, Warga Didorong Jadi Pelaku Usaha...

Pemkot Tangsel Bagikan 20 Ribu Bibit Ikan, Warga Didorong Jadi Pelaku Usaha Olahan Perikanan

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), Pemkot Tangsel menyalurkan 20.000 bibit ikan, terdiri dari 15.000 bibit lele dan 5.000 bibit nila, kepada kelompok masyarakat, salah satunya di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat.

Program tersebut tidak sekadar memberikan bantuan bibit ikan. Pemerintah juga melengkapi masyarakat dengan berbagai sarana pendukung berupa kolam budidaya, pakan, serokan, hingga perlengkapan lainnya agar warga dapat langsung memulai usaha perikanan secara mandiri. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Tangerang Selatan, Hayati Nur, menjelaskan seluruh bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan warga sebagaimana hasil pembahasan Musrenbang.

“Selain bibit ikan, kami juga memberikan kolam, pakan, serokan ikan, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya agar masyarakat bisa langsung membudidayakan ikan,” ujar Hayati, Kamis (16/7/2026).

Menurut Hayati, tujuan utama program ini bukan hanya meningkatkan produksi ikan konsumsi, tetapi juga mendorong masyarakat menciptakan nilai tambah melalui industri rumahan berbasis hasil perikanan. Dengan demikian, budidaya ikan diharapkan mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Harapannya kegiatan ini tidak berhenti sampai panen pertama. Kami ingin masyarakat mampu mengembangkan hasil budidaya menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, bahkan menjadi identitas kuliner Kelurahan Cipayung maupun Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Hayati menambahkan, pemilihan ikan lele dan nila bukan tanpa alasan. Selain merupakan usulan masyarakat, kedua komoditas tersebut memiliki tingkat keberhasilan budidaya yang tinggi, pertumbuhan relatif cepat, serta permintaan pasar yang stabil sehingga dinilai cocok dikembangkan oleh kelompok masyarakat maupun pelaku usaha mikro.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat harus mampu menciptakan efek ekonomi jangka panjang. Menurutnya, bantuan pemerintah bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi modal awal lahirnya wirausaha baru di sektor pangan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya berhenti pada tahap budidaya. Nilai tambah terbesar justru lahir ketika hasil panen diolah menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai jual lebih tinggi. Inilah yang akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Pilar.

Pilar berharap kelompok budidaya ikan di Tangsel ke depan mampu menjadi pemasok kebutuhan perikanan sekaligus menghasilkan produk unggulan seperti abon lele, nugget ikan, bakso ikan, hingga aneka makanan olahan yang dapat dipasarkan lebih luas. Menurutnya, semakin banyak produk lokal yang lahir, semakin besar pula kontribusinya terhadap pertumbuhan UMKM dan penciptaan lapangan kerja baru.

Senada dengan itu, Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, mengatakan program tersebut membuktikan bahwa Musrenbang tidak hanya melahirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghasilkan program pemberdayaan ekonomi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Dalam Musrenbang terdapat usulan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Keduanya sama pentingnya karena saling melengkapi dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Kami berharap bantuan ini menjadi awal tumbuhnya usaha budidaya ikan yang berkelanjutan,” ujar Dini.

Ia optimistis bantuan bibit, kolam, serta sarana pendukung yang diterima warga RW 002 akan menjadi fondasi bagi berkembangnya usaha perikanan berbasis komunitas. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, budidaya ikan diharapkan tidak hanya mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menjadi sumber pendapatan baru yang menopang perekonomian masyarakat Kota Tangerang Selatan. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru