Rabu, April 1, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerang SelatanArus Balik Mulai Padat, PMI Tangsel Siagakan Posko 24 Jam—Kelelahan Jadi Ancaman...

Arus Balik Mulai Padat, PMI Tangsel Siagakan Posko 24 Jam—Kelelahan Jadi Ancaman Nyata

TANGSEL – Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, dan di tengah derasnya mobilitas itu, kehadiran layanan kemanusiaan menjadi penopang keselamatan para pemudik. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan pun bergerak cepat dengan menyiagakan enam posko kesehatan selama 24 jam penuh di sejumlah titik strategis.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintasi wilayah Tangerang Selatan sebagai daerah penyangga ibu kota. Titik posko difokuskan di jalur rawan kemacetan dan kecelakaan, yang kerap menjadi simpul kelelahan para pengendara setelah perjalanan jauh.

Wakil Ketua PMI Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, menjelaskan bahwa setiap posko diperkuat oleh 15 personel yang bekerja secara bergantian. Dukungan armada juga disiapkan secara maksimal, mulai dari ambulans hingga sepeda motor untuk menjangkau area padat yang sulit dilalui kendaraan besar.

“Seluruh posko kami siagakan penuh. Kami ingin memastikan setiap pemudik mendapatkan pertolongan cepat ketika dibutuhkan, tanpa terkendala akses,” ujar Asep, Selasa (24/3/2026).

Data sementara menunjukkan, hingga Senin malam, tim PMI telah menangani lima insiden kecelakaan di wilayah tersebut. Sebanyak 12 orang mengalami luka ringan, sementara satu korban dilaporkan meninggal dunia—sebuah pengingat bahwa perjalanan pulang tak selalu mudah.

Menurut evaluasi di lapangan, kelelahan fisik menjadi faktor dominan yang memicu gangguan kesehatan maupun kecelakaan. Kondisi ini diperparah oleh perjalanan panjang tanpa jeda istirahat yang cukup, membuat konsentrasi pengendara menurun drastis.

“Mayoritas kasus berkaitan dengan kelelahan dan kurang fokus. Ini yang harus diwaspadai oleh para pemudik,” tambah Asep. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri untuk berhenti sejenak sebelum kondisi tubuh benar-benar menurun.

Dalam menjalankan tugasnya, PMI Tangsel bersinergi dengan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan. Sistem rujukan medis pun telah terintegrasi dengan rumah sakit dan puskesmas setempat guna mempercepat penanganan darurat di lapangan.

Menutup imbauannya, PMI mengajak para pemudik untuk tidak memaksakan perjalanan. “Jika merasa lelah, segera menepi dan manfaatkan posko kesehatan yang tersedia. Keselamatan adalah yang utama agar bisa kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Asep. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru