Selasa, Mei 12, 2026
spot_img
BerandaBantenTangerang SelatanJelang Iduladha, Harga Hewan Kurban di Tangsel Mulai Naik

Jelang Iduladha, Harga Hewan Kurban di Tangsel Mulai Naik

TANGSEL — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga hewan kurban di sejumlah wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengalami kenaikan. Lonjakan paling signifikan terjadi pada sapi limosin yang mengalami peningkatan harga hingga jutaan rupiah dibanding tahun sebelumnya.

Pendiri Padepokan Gelihat Masa Tuaku, Muksin, mengatakan kenaikan harga dipicu tingginya permintaan masyarakat yang mulai berburu hewan kurban lebih awal. Meski demikian, kenaikan harga kambing dan domba masih tergolong stabil dibanding sapi jenis tertentu.

“Kalau harga domba dan kambing naiknya masih standar,” ujar Muksin, Minggu (10/5/2026). Menurutnya, kambing yang sebelumnya dijual sekitar Rp3 juta kini mengalami kenaikan menjadi Rp3,1 juta hingga Rp3,2 juta per ekor. Sementara kambing kurban dengan bobot sekitar 30 kilogram saat ini dipasarkan mulai Rp3,3 juta sampai Rp3,45 juta.

Untuk sapi Bali, kenaikan harga disebut masih relatif normal, yakni sekitar Rp2.000 per kilogram. Namun kondisi berbeda terjadi pada sapi limosin yang permintaannya terus meningkat menjelang Iduladha. “Kalau sapi limosin memang naik luar biasa dibanding tahun lalu,” katanya.

Muksin menyebut harga sapi limosin naik sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor dibanding musim kurban tahun sebelumnya. Meski harga naik, minat masyarakat terhadap sapi berukuran besar tetap tinggi karena dianggap memiliki nilai lebih saat kurban.

Hewan kurban yang dipasarkan di Tangsel berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Domba didatangkan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, sedangkan kambing dipasok dari Lampung serta sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Selain menjual hewan kurban, padepokan tersebut juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan melibatkan anak muda dalam proses penjualan dan distribusi.

“Anak-anak muda yang ingin usaha kami ajak bergabung dan berjualan bersama,” jelas Muksin. Tahun lalu, penjualan kambing dan domba di tempatnya hampir mencapai 1.000 ekor, sementara penjualan sapi berkisar 150 hingga 160 ekor. Tahun ini jumlah penjualan diperkirakan meningkat karena tim pemasaran bertambah dan pemesanan mulai ramai sejak jauh hari.

Menariknya, proses distribusi hewan kurban turut melibatkan puluhan pengemudi ojek online dan taksi online di wilayah Jabodetabek. Sekitar 80 pengemudi dilibatkan untuk membantu pengiriman hewan kurban ke Tangerang Selatan, Bekasi, hingga wilayah lain. “Iduladha bukan hanya momen jualan, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi banyak orang,” pungkas Muksin. (red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru