BerandaOlahragaMimpi Maroko Berakhir! Prancis Melaju ke Semifinal dengan Kemenangan Meyakinkan

Mimpi Maroko Berakhir! Prancis Melaju ke Semifinal dengan Kemenangan Meyakinkan

TANGERANG – Perjalanan sensasional Maroko di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Tim berjuluk Singa Atlas harus mengakui keunggulan Prancis setelah takluk 0-2 pada laga perempat final yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) WIB. Hasil tersebut memastikan Les Bleus melangkah ke semifinal dan semakin dekat dengan ambisi menembus final untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Laga berlangsung sengit sejak menit awal. Maroko tampil disiplin dengan organisasi pertahanan yang rapat sehingga mampu meredam sejumlah peluang Prancis sepanjang babak pertama. Kiper Yassine Bounou bahkan menjadi penyelamat timnya setelah menggagalkan tendangan penalti Kylian Mbappé, membuat skor tetap imbang hingga turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Mbappé membayar kegagalannya dari titik putih lewat sepakan melengkung yang gagal dijangkau Bounou. Hanya enam menit berselang, Ousmane Dembélé menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan skema serangan cepat Prancis. Dua gol dalam rentang waktu singkat itu langsung mengubah arah pertandingan dan mematahkan semangat juang Maroko.

Meski kembali menguasai tempo permainan, Maroko kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hingga satu jam pertandingan berjalan, mereka hanya membukukan expected goals (xG) sekitar 0,06, menunjukkan betapa solidnya lini belakang Prancis yang dikawal Mike Maignan, Dayot Upamecano, dan William Saliba. Les Bleus pun mencatatkan clean sheet di seluruh laga fase gugur yang telah mereka jalani sejauh ini.

Penampilan Mbappé kembali menjadi sorotan. Selain mencetak gol pembuka, kapten Prancis juga berperan dalam proses lahirnya gol kedua Dembélé. Gol tersebut membuat koleksi golnya di turnamen terus bertambah dan menjaga persaingan perebutan Sepatu Emas tetap terbuka. Di sisi lain, pemain berusia 27 tahun itu juga menorehkan rekor sebagai pemain termuda yang mencapai 20 penampilan di Piala Dunia, sekaligus menyamai rekor Hugo Lloris sebagai pemain Prancis dengan jumlah laga terbanyak di ajang tersebut.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memuji kedewasaan anak asuhnya dalam menghadapi pertandingan yang berjalan ketat. Ia menilai timnya tetap tenang meski gagal memanfaatkan penalti di babak pertama dan mampu menunjukkan kualitas pada momen-momen krusial. Deschamps juga menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada semifinal.

Sementara itu, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui Prancis memang tampil lebih baik. Menurutnya, anak asuhnya telah berjuang maksimal, namun efektivitas Les Bleus menjadi pembeda utama. Ouahbi berharap pengalaman berharga di Piala Dunia 2026 dapat menjadi modal penting bagi Maroko untuk tampil lebih kompetitif saat menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal.

Kemenangan ini mempertegas status Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat peraih trofi. Setelah melewati fase grup dengan produktivitas tinggi dan menyingkirkan Paraguay di babak 16 besar, Les Bleus kembali menunjukkan perpaduan organisasi permainan, kedalaman skuad, serta efektivitas lini depan. Mereka kini tinggal menunggu pemenang duel Spanyol kontra Belgia untuk memperebutkan satu tempat di partai final Piala Dunia 2026.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru